WAY KANAN, TELLISIK.ID — Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama jajaran TNI, Polri, dan berbagai perangkat daerah mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu.
Rapat persiapan kegiatan tersebut digelar di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Kamis (8/10/2026). Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian program TMMD dapat terlaksana secara terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK), Kepala Dinas Kesehatan, Dandim 0427/Way Kanan, Kapolres Way Kanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPP & KB), serta Kepala Kampung Gunung Sangkaran.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan di wilayah perdesaan.
TMMD ke-130 Tahun 2026 akan dilaksanakan secara serentak di 51 kabupaten/kota. Untuk Kabupaten Way Kanan, kegiatan dipusatkan di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan pembukaan serentak pada Selasa, 13 Oktober 2026. Selanjutnya, awal pengawasan dan evaluasi (wasev) dijadwalkan pada 21 Oktober 2026, dengan akhir wasev pada 7 November 2026, sementara penutupan TMMD dilaksanakan serentak pada Rabu, 11 November 2026.
Beragam program telah disiapkan dalam pelaksanaan TMMD tersebut. Pada sektor fisik, sasaran kegiatan meliputi pembukaan badan jalan, pembangunan onderlagh, talut pasangan batu, gorong-gorong buis, bedah rumah sebanyak lima unit, pembangunan lima unit sumur bor dan MCK, serta rehabilitasi MCK dan pembangunan tempat wudu di Masjid Al Huda.
Tak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD ke-130 juga mengedepankan program nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pembagian sembako, penyuluhan UMKM, sunatan massal, penyuluhan kamtibmas, edukasi bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, pelayanan kesehatan, penyuluhan perkawinan dan perceraian, pelayanan keluarga berencana (KB), pelayanan Posbindu, penyuluhan stunting, penyuluhan Posyandu, serta sosialisasi rekrutmen TNI dan Polri.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, pelaksanaan TMMD di Kampung Gunung Sangkaran diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas kehidupan warga.
Kehadiran TMMD menjadi wujud nyata kolaborasi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Way Kanan. (Zul)












