OKU Timur, TELLISIK.ID -.Guna mempererat sinergitas dan kemitraan Kepolisian Sektor Buay Pemuka Peliung menggelar Coffee Morning dengan Organisasi Kelompok Media Online OKU Timur (KEMOOT) di Kantor Polsek Kecamatan Buay Pemuka Peliung Rabu (8/3).
Diutarakan oleh Kapolsek Buay Pemuka Peliung Iptu Andi Wijaya.Amd, S.H mendampingi Kapolres OKU Timur AKBPDwi Agung Setyono S.IK MHmenjelaskan, Coffee morning ini merupakan forum dialog atau diskusi antara Kepolisian sektor Buay Pemuka Peliung dengan insan wartawan. Tujuannya yakni menjalin kerja sama, mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas polri dengan Wartawan.
Dalam coffy mining tersebut Andi Wijaya juga menjelaskan, bahwa untuk kedepannya seluruh elemen baik polisi dan insan pers harus dapat merubah cara pandang, terkait dengan permasalahan Kamtibmas, mengingat wilayah Buay Pemuka Peliung dibilang tempat yang rawan kriminalitas.
“Tidak hanya sekedar bicara, untuk itu kegiatan hari ini merupakan salah satu upaya dalam merencanakan langkah – langkah pelaksanaan Kamtibmas, maka tidak salah bila unsur Tripika dapat kumpul terlebih dahulu, seperti Kades, Camat, Koramil, Danramil untuk melakukan pengecekan di lapangan bagi masing-masing Desa khususnya kecamatan Buay Pemuka Peliung,” katanya.
Bagaimana kondisi wilayah seperti apa sepanjang pengecekan di lapangan lalu kordinasi dengan Kades, Pemuka Agama,Tokoh adat, Masyarakat dan Tokoh pemuda.Masih kata Andi, kemaren ada kejadian masalah 363 setelah di kroscek melalui CCTV di lapangan ternyata pelakunya bukan orang sini, secara signifikan Kecamatan Buay Pemuka Peliung Sudah Kondusif.
“Dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Pilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di laksanakan oleh dua desa yaitu Desa Trantang Sakti dan Negeri Agung, kita akan lakukan Audensi dengan Ketua Panitia Desa, Kades tujuannya ada hal-hal yang perlu disampaikan yaitu mekanisme nya seperti apa,”tambahnya.
“Tahapan-tahapan, cara bekerja agar masing-masing sudah tau tugasnya dan apa yang sudah disepakati harus benar-benar dilaksanakan.”kita hanya mengawal jalannya pesta pilkades jangan sampai ada pihak ketiga untuk merusak pesta demokrasi itu harapan nya berjalan lancar,” Tutupnya.(*/Red)












