Pemerintah Kampung Menanga Siamang Gelar rembuk stunting dan pembinaan pemberdayaan perempuan Tahun 2024.

Way Kanan.Tellisik.id- Dalam Rangka pelaksanaan percepatan dan pencegahan Stunting di Kampung Menanga Siamang , Pemerintah Kampung, Melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2024 bertempat di Balai Kampung Menanga Siamang.( Kamis 19/09/2024 ) Kegiatan di hadiri oleh Forkompincam Banjit, Kepala Kampung dan Perangkat Kampung, BPK dan Anggota, Ketua TP.PKK ,Bidan Desa, KPM, Kader Posyandu, Pendamping Desa,

Rembuk stunting ini merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah Kampung untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2025, juga menjadi amanat Pemerintah Pusat dan Kabupaten terhadap pemerintah Kampung agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2025 untuk pencegahan dan penanganan stunting

I.Wayan Sudra .Sos ,dalam sambutan nya Mewakili Camat Banjit Menyampaikan , Program ini harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor,mengingat urgensi persoalan stunting ini, maka di wajibkan Bagi Kampung menuangkan dalam RKP Desa dan APBDes untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting.Langkah ini diambil dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah Kampung dalam merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tumbuh anak,Hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Rembuk Stunting dan Pembinaan Pemberdayaan Perempuan di buka oleh Kepala Kampung Menanga Siamang dengan pembahasan Konvergensi percepatan dan pencegahan stunting di Kampung Menanga Siamang dan Penetapan usulan kegiatan prioritas berdasarkan persentase laporan hasil konvergensi pencegahan stunting di Kampung Menanga Siamang.

Di kesempatan ini Sanjaya Selaku kepala Kampung ,menegaskan, Rembuk Stunting wajib dilaksanakan dan menjadi prioritas pemerintah. Semoga kedepannya Stunting yang ada di Kampung Menanga Siamang dapat berkurang dan mari kita bersama-sama memerangi Stunting agar tumbuh kembang anak tidak terhambat. Diharapkan tingkat keterlibatan semua lini masyarakat ikut serta terlibat dalam penurunan Stunting Kampung Menanga Siamang.

Dalam kesempatan tersebut ada beberapa saran dan masukan dari Pendamping Desa ,Kader Posyandu, Tokoh masyarakat dan beberapa undangan yang hadir, agar fasilitas dan pelayanan dari Posyandu di tingkatkan, agar kedepannya kesadaran dan kehadiran ibu-ibu untuk mengajak bayi dan Balitanya ke Posyandu untuk mengetahui tumbuh kembang bayi dan balita. Karena tumbuh kembang bayi dan balita sanggat penting untuk mencegah terjadinya Stunting.

Hasil dari Rembuk Stunting adalah

1.Penyampaian konvergensi percepatan dan pencegahan stunting Kampung Menanga Siamang
2.Penyampaian usulan prioritas berdasarkan laporan capaian konvergensi stunting
3.Beberapa permasalahan dan aspirasi akan di sampaikan pada acara Lokakarya dan Musdes ( Musyawarah Desa Penyusunan RKPDesa ) Tahun 2025
4.Penanganan stunting jadi perhatian khusus dan berkomitmen Pemerintah Kampung Menanga Siamang dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk pada anak-anak. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *