Sekda Valli Hadiri Kegiatan Revisi Bahan Ajar Bahasa Lampung Kabupaten Way Kanan Tahun 2025

Way Kanan, TELLISIK.ID- Sekeretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Machialvelli menghadiri Kegiatan Revisi Bahan Ajar Bahasa Lampung Kabupaten Way Kanan Tahun 2025, yang dilaksanakan Aula Way Giham Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan, Senin (19/01/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Pendidikan Kiki Cristianto, Profesor Docktor Farida Aryani MPD Unila, Hendri firmansyah Spd dari Unila, Sekdin P dan K.Sunaryo, Kabid GTK Hendik, Kabid Kebudayaan Dison, Serta seluruh jajaran staf dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya Sekda Way Kanan Mengatakan, Pada dasarnya bagaimana Bahasa Lampung dapat kembali digunakan pada anak-anak muda dan juga para orang tua.

“Waktu itu kami pernah memberi gagasan Bagai mana caranya Bahasa Lampung ini yang dalam katagori menuju kepunahan itu tidak berlanjut lagi. Segmen kami waktu itu pada anak-anak yang berada di sekolah, disitu kami mengeluarkan bermacam – macam metode yang salah satunya adanya kamus dan bahkan ada kamus digitalnya,” Jelas Velli.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kiki Cristianto mengatakan, bahwa Bahasa Lampung adalah warisan budaya yang tidak ternilai harganya, Bahasa inipun bukan hanya sekedar alat komunikasi tetapi juga identitas serta jati diri dan juga warisan leluhur masyarakat lampung yang harus kita jaga dan harus dilestarikan serta diwariskan kepada generasi penerus.

“Oleh karna itu, Dalam upaya penyusunan hingga revisi buku bahasa lampung serta kamus bahasa lampung ini dapat menjadi langkah yang sangat strategis dan juga relevan dalam tantangan jaman yang ada pada kita tahun berjalan ini. Pemerintah Kabupaten Way Kanan sangat peduli terhadap revitilisasi bahasa daerah melalui dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan memberikan komitmen penuh kami mewujudkan nyata, matang, jalan khusus untuk kegiatan bahasa lampung serta penyusunan buku hingga revisi ini salah satunya,” terang Kiki.

Menurut Kadis, Penyusunan buku dilaksanakan April 2024 hingga selesai akhir 2024 dengan proses yang cukup panjang melalui dari FGD (Forum Group Discussion) penentuan team penulis pengumpulan barang ajar penyusunan hingga akhirnya dibantu oleh S2 pendidikan bahasa dan kebudayaan lampung, serta Balai Bahasa Provinsi Lampung.

Sementara itu Profesor Doktor Farida Aryani menambahkan, dalam bahasa Lampung, “Wat sai haga kucawako, adalah selamat Way Kanan luar biasa, kuti sai mansa gelar juara, sikam sai miwang, api sebab, sina menjadi kebanggaan, mak tunai mak mudah kabupaten mansa prestasi dalam Festival tunas bahasa Daerah”.

“Jadi adik-adikku bahasa lampung sija wat khua (2). kedudukanni, Wat bahasa ibu sebab didaerah dipa pok sai gelakhni Provinsi mak unyin uwat, tapi bahasa Lampung uwat sebab uwat penutul jati gelakhni, salah sai ni wat bahasa jak Kabupaten ialah Way Kanan,”  imbuh Farida dalam bahasa Lampung.(**)

Penulis: Gunawan Editor: Yudi Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *