Warga Geruduk Mapolsek Negara Batin! Pencurian dan Narkoba Semakin Meresahkan

WAY KANAN, TELLISIK.ID – Keresahan masyarakat Kampung Negara Batin, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, terhadap kondisi keamanan lingkungan semakin memuncak. Maraknya aksi pencurian, pembobolan rumah, hingga dugaan peredaran gelap narkoba membuat warga geram hingga akhirnya mendatangi Mapolsek Negara Batin untuk menyampaikan aspirasi dan meminta aparat kepolisian segera bertindak, Senin (2/11/2026).

 

Aksi tersebut bukan tanpa alasan, masyarakat mengaku sudah cukup lama dihadapkan dengan persoalan kriminalitas dan peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan. Bahkan, sejumlah laporan terkait kejadian kehilangan maupun persoalan narkoba disebut telah disampaikan kepada pihak kepolisian, namun warga menilai belum ada tindak lanjut yang memuaskan dari aparat kepolisian.

Kepala Kampung Negara Batin, Burniat, S.H., menjelaskan bahwa kedatangan masyarakat ke Mapolsek merupakan bentuk kepedulian sekaligus luapan kekecewaan warga terhadap kondisi keamanan di kampung mereka.

Menurut Burniat, awalnya masyarakat menginginkan agar persoalan tersebut disampaikan langsung kepada pihak kepolisian. Namun, setelah dilakukan musyawarah dan dialog bersama warga, akhirnya disepakati bahwa aspirasi disampaikan melalui perwakilan masyarakat.

 

“Karena kondisi Negara Batin saat ini sudah sangat tidak aman. Ada persoalan pencurian, pembobolan rumah, hingga peredaran narkoba yang sudah sangat luar biasa di kampung kami. Masyarakat berharap pihak kepolisian bisa bertindak,” ungkap Burniat.

Ia mengatakan, dalam pertemuan yang diterima langsung oleh Kapolsek tersebut, sekitar 20 hingga 30 orang hadir, terdiri dari perwakilan Karang Taruna, unsur muda-mudi, badan permusyawaratan kampung, tokoh agama, tokoh masyarakatz aparatur Kampung Negara Batin serta sejumlah masyarakat yang turut mendampingi.

Burniat menegaskan, salah satu hal yang membuat masyarakat semakin kecewa adalah adanya laporan-laporan yang selama ini telah disampaikan, tetapi menurut penilaian warga belum mendapatkan penanganan sebagaimana yang diharapkan.

“Yang membuat masyarakat geram itu karena sudah banyak laporan terus disampaikan, tetapi dinilai tidak ada tindak lanjut dari pihak Polsek. Sehingga masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap Polsek,” tegasnya.

Meski demikian, Burniat menyampaikan bahwa pihaknya tetap mengedepankan langkah persuasif dengan mengajak masyarakat berdialog agar penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi tindakan yang tidak diinginkan.

Dalam audiensi tersebut, Kapolsek Negara Batin disebut menerima kedatangan masyarakat dengan baik dan berjanji akan menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan.

Burniat juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu sempat disampaikan adanya kekhawatiran terkait kondisi sosial di Negara Batin yang merupakan kampung tua. Namun, masyarakat menegaskan tidak akan menghalangi aparat kepolisian apabila hendak melakukan penindakan terhadap siapa pun yang terbukti terlibat tindak pidana.

“Kalau memang ada warga kami baik keluarga maupun siapapun yang terlibat, silakan ditindak. Masyarakat tidak akan menghalang-halangi tugas kepolisian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Burniat mengakui bahwa tidak adanya penanganan yang dirasakan masyarakat terhadap sejumlah persoalan yang dilaporkan telah memunculkan berbagai asumsi di tengah warga, termasuk dugaan adanya oknum yang membekingi aktivitas kriminal maupun peredaran narkoba.

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas asumsi masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Itu hanya asumsi yang muncul di tengah masyarakat karena tidak adanya tindakan yang dinilai mampu mengungkap beberapa kasus yang sudah dilaporkan. Termasuk muncul asumsi adanya oknum yang membekingi. Tetapi itu murni asumsi, bukan sesuatu yang sudah terbukti,” tegas Burniat.

Masyarakat kini berharap janji tindak lanjut dari pihak kepolisian tidak berhenti sebatas penyampaian dalam audiensi. Mereka menginginkan adanya langkah nyata, mulai dari pengungkapan kasus-kasus pencurian, penindakan terhadap pelaku kejahatan, hingga pemberantasan peredaran narkoba di Kampung Negara Batin.

Sebab, bagi masyarakat, keamanan dan ketenteraman lingkungan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijamin. Kehadiran aparat penegak hukum pun diharapkan benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika persoalan telah mencuat dan warga terpaksa datang menyampaikan protes.(AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *